Mengapa Bela Negara Penting bagi Kita?
Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Bela negara bukan hanya berarti ikut berperang melawan musuh, tetapi juga berarti ikut berkontribusi dalam pembangunan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.
Bela negara sangat penting bagi kita sebagai warga negara Indonesia, karena dengan bela negara kita dapat mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun dari luar. Ancaman-ancaman tersebut bisa berupa agresi militer, terorisme, separatisme, radikalisme, narkoba, korupsi, dan lain-lain. Dengan bela negara, kita dapat bersama-sama melawan dan mencegah ancaman-ancaman tersebut dengan berbagai cara, seperti menjadi anggota TNI atau Polri, menjadi relawan, menjadi aparat hukum, menjadi aktivis, atau menjadi warga negara yang taat hukum dan cinta damai.
Melestarikan budaya dan identitas bangsa yang beragam dan kaya. Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya yang hidup berdampingan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Dengan bela negara, kita dapat menghargai dan menjaga keragaman tersebut sebagai kekayaan dan kekuatan bangsa. Kita dapat menunjukkan rasa bangga dan cinta kepada budaya dan identitas kita, serta menghormati dan menghargai budaya dan identitas orang lain. Kita juga dapat melestarikan dan mengembangkan budaya dan identitas kita melalui seni, sastra, pendidikan, dan media.
Meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa dalam berbagai bidang. Bela negara juga berarti ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional yang bertujuan untuk mencapai cita-cita bangsa, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Dengan bela negara, kita dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional dengan berbagai cara, seperti menjadi pekerja, pengusaha, ilmuwan, guru, dokter, atau profesi lain yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita juga dapat membayar pajak, menabung, berinvestasi, berinovasi, berdonasi, atau beramal untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa.
Bela negara adalah hak dan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia. Bela negara adalah bentuk pengabdian dan penghargaan kita kepada negara dan bangsa yang telah memberikan kita kemerdekaan, kedamaian, dan keadilan. Bela negara adalah cara kita untuk menunjukkan rasa syukur dan cinta kita kepada Indonesia. Mari kita bela negara dengan sepenuh hati dan jiwa, demi kejayaan Indonesia di masa depan.
Wujud bela negara sesuai dengan profesi adalah salah satu bentuk pengabdian dan kontribusi warga negara Indonesia dalam mempertahankan dan memajukan negara dan bangsa. Bela negara sesuai dengan profesi berarti menjalankan pekerjaan atau keahlian yang dimiliki dengan profesional, unggul, dan bertanggung jawab, serta sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Bela negara sesuai dengan profesi dapat dilakukan oleh siapa saja, baik yang bekerja di sektor publik maupun swasta, baik yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, hukum, politik, maupun lainnya. Setiap profesi memiliki peran dan fungsi yang penting bagi kepentingan nasional, baik dalam menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, maupun peluang yang ada.
Nah ternyata untuk dapat berpartisipasi dalam Bela Negara tidak harus dengan program-program militer, berikut merupakan beberapa contoh wujud bela negara sesuai dengan profesi adalah sebagai berikut:
- Guru: Bela negara dengan mengajar dan mendidik generasi muda yang berkualitas, berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan cinta tanah air.
- Dokter: Bela negara dengan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, profesional, dan humanis kepada masyarakat, serta turut mencegah dan menangani penyebaran penyakit dan pandemi.
- Petani: Bela negara dengan menghasilkan pangan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mandiri, serta turut menjaga lingkungan dan kelestarian sumber daya alam.
- Wartawan: Bela negara dengan menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang kepada masyarakat, serta turut mengawasi dan mengkritisi kinerja pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.
- Seniman: Bela negara dengan menciptakan karya seni yang bermutu, berdaya saing, dan berkepribadian, serta turut melestarikan dan mengembangkan budaya dan identitas bangsa.
Nah, beberapa hal di atas merupakan Beberapa contoh wujud bela negara yang bisa kita lakukan sesuai dengan profesi kita masing-masing.
Bagaimana wujud bela negara versi kamu, komen-komen di bawah ya....
Artikel by : Muhammad Asyrof Hidayatullah
Komentar
Posting Komentar